Generasi Muda Harus Jadi Penggerak Pertanian
Antara/Prasetia Fauzani
Buruh tani mengemas jagung manis ke dalam karung usai dipanen di area persawahan Kelurahan Ketami, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (7/6)
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Hari Priyono mengajak para generasi muda dapat menjadi penggerak di sektor pertanian.
Hal ini disampaikan dalam Leadership Training 2017: Mempersiapkan generasi muda pertanian wujudkan Indonesia lumbung pangan dunia 2045. Sebanyak 400 peserta merupakan pegawai eselon I Kementerian Pertanian dengan usia kurang dari 40 tahun. Hari Priyono hadir menggantikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang sedianya hadir.
Hari menyampaikan, persoalan pangan menjadi isu paling krusial di dunia. Apalagi, dunia juga sedang menghadapi tantangan berupa perubahan iklim.
Dia menyebut, banyak petani yang terkecoh dengan perubahan iklim yang terjadi ketika menentukan pola tanam. Sementara, mereka belum mengantisipasi atas perubahan iklim yang terjadi.
"Dengan pola tanam April-September, Oktober-Maret, sekarang polanya tidak seperti itu," tuturnya.
Meski demikian, Hari menyampaikan pemerintah optimis Indonesia dapat menjadi lumbung pangan dunia pada 2045 dengan sumber daya yang dimiliki.
Dia meyakini sektor pertanian dapat menjadi penggerak ekonomi nasional. Untuk itu, dia mendorong generasi muda berupaya melakukan inovasi di bidang pertanian. Sehingga, sektor pertanian tidak terpuruk dan seolah-olah terpinggirkan.
Oleh: Azizah Nur Alfi
Sumber : http://m.bisnis.com/amp/read/20170717/99/672071/generasi-muda-harus-jadi-penggerak-pertanian
Dipublikasikan 17 Juli 2017 pukul 12:34
Helmy Ragajati Zulfikar (16/398886/PN/14857)



Nama : Alvian Nur Hidayat
BalasHapusNIM : 16/398742/PN/14713
Kelompok : 4
Berdasarkan hasil telaah atau analisis artikel yang berjudul "Generasi Muda Harus Jadi Penggerak Pertanian" didapatkan beberapa nilai penyuluhan yaitu sebagai berikut
a. Adanya Sumber Ide
dalam artikel ini terdapat kebaruan atau sumber ide gagasan akan visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 20145
b. adanya sasaran
dalam artikel ini sasaran langsung dijelaskan secara eksplisit dalam judul yaitu generasi muda, dan sasaran tidak langsung yaitu pegawai Eselon 1 Kementerian Pertanian RI
c. Adanya manfaat
artikel ini menyuguhkan manfaat sebagai pembaca dalam hal informasi berkaitan progres kedepan dari pertanian Indonesia
d. adanya nilai pendidikan
dalam artikel nilai pendidikan dapat diambil dari isi berita yang menunjukkan gambaran sisi pertanian dunia sekarang dan informasi visi serta pola tanam
selain terdapat nilai penyuluhan, juga terdapat nilai penting berita yaitu
a. timelines
artikel ini termasuk baru karena masih dalam 1 kurun waktu yaitu bulan Agustus
b. Proximity
adanya kedekatan atau keterkaitan dengan sisi petani sebagai pelaku utama dan generasi muda
c. Importance
terdapat nilai penting bahwa artikel ini sudah sepatutnya untuk direnungkan mengingat terbatasnya tenaga pertanian dan krisis yang akan melanda dunia berkaitan pangan
d. Prominence
adanya tokoh penting seperti tokoh dari Kementerian Pertanian dapat memacu nilai berita semakin besar
e. Development
isi artikel menyangkut nilai pembangunan bangsa dan negara dari sektor pertnian
f. Disaster & crime
adanya krisis dunia akan pasokan pangan menjadi salah satu nilai berita menjadi penting untuk diangkat
demikian hasil analisis yang telah dilakukan semoga dapat menjadi media pembelajaran bagi semuanya