PWMP : Menumbuhkan Minat Generasi Muda Untuk Bertani
Pilar-Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus berupaya menumbuhkan minat generasi muda untuk bekerja dan berwirausaha di sektor pertanian. Salah satu upaya untuk mendorong generasi muda khususnya Mahasiswa dan Siswa untuk menjadi wirausahawan muda pertanian adalah dengan meluncurkan Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian atau yang biasa disebut PWMP.
Program PWMP akan merubah pandangan dan image generasi muda terhadap pertanian. Berusaha tani bukan lagi pekerjaan tradisionil yang bergelimang lumpur, berpanas-panas dan berhujan-hujan di lahan sawah.
Pemerintah sekarang telah mengembangkan pertanian modern melalui mekanisasi dan mengaplikasikan informasi elektronik (IT) dalam pembangunan pertanian. Contohnya, jika anda meng-kilik “SIMONTADI” melalui : http://sig.pertanian.go.id, anda akan mengetahui peta pertanian padi di seluruh Indonesia, sesuai dengan lokasi yang anda inginkan yang ditunjukkan oleh titik kordinat. Sistem informasi ini akan diaplikasikan untuk komoditas lainnya. Pertanian modern Indonesia dengan menggunakan informasi teknologi membutuhkan generasi muda Indonesia yang berjiwa pejuang, tangguh dan pantang menyerah.
Program PWMP dimulai sejak tahun 2016, dan membutuhkan waktu sekurangnya 3 tahun. Saat ini Program PWMP memasuki tahun kedua yang merupakan tahap pengembangan. Tahap pertama sebelumnya yaitu tahap penyadaran dan penumbuhaan minat generasi muda. Tahap berikutnya yaitu tahun ketiga merupakan tahap pemandirian.
Pada tahap pengembangan tahun ini, akan dilakukan evaluasi kegiatan usaha, rencana pengembangan usaha, bimbingan teknis jaminan mutu produk, pendampingan dan temu inovasi wirausahawan muda pertanian
Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP yang bertanggung jawab dengan program PWMP mengadakan pertemuan membahas PWMP di Hotel Amaris Bogor, tanggal 2-3 Maret 2017. Pertemuan ini dihadiri oleh Perguruan Tinggi Mitra (PT-M), Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) dan Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP).
Kabid Program dan Kerjasama Pendidikan, Pusat Pendidikan Pertanian, Dr. Ir. Siswoyo, MP mengatakan tujuan pertemuan ini adalah untuk berkoordinasi dengan pelaksana PWMP di masing-masing PT-M, STPP dan SMK-PP, menyusun outline modul tahap pengembangan PWMP.
Sedangkan peserta PWMP yang baru bergabung (13 SM-PP) diberikan pengarahan sosialisasi mengenai PWMP. Ia juga berharap para peserta PWMP ditahun ketiga akan menjadi pengusaha-pegusaha muda yang sukses di sektor pertanian. Ini akan menjadi contoh bagi pemuda yang lain bahwa berusaha di sektor pertanian ini sangat menjanjikan serta dapat memberikan kesejahteraan bagi pelakuknya. Tindaklanjut dari pertemuan tersebut adalah menyusun modul tahap pengembangan, TOT bagi pembimbing PWMP, dan Bimtek peserta. (FIKA/BAYU)
Dipublikasikan pada : 07 Maret 2017, 10:58 WIB


Nama: Geri pramana aji
BalasHapusNIM: 16/398860/PN/14831
Kelompok: 4
1. Faktor-faktor penentu nilai penyuluhan:
a. Adanya sumber teknologi atau ide
Pada artikel ini terdapat sumber teknologi dan ide karena adanya program PWMP serta adanya pengembangan pertanian modern melalui mekanisasi dan mengaplikasikan informasi elektronik (IT) dalam pembangunan pertanian. Contohnya, jika anda meng-kilik “SIMONTADI” melalui : http://sig.pertanian.go.id
b. Sasaran
Sasaran pada artikel ini adalah mahasiswa, serta siswa dan generasi muda lainya.
c. Manfaat
manfaat pada artikel ini yaitu dapat tumbuhnya jiwa wirausaha pertanian generasi muda
d. Pendidikan
pendidikan dalam artikel ini yaitu dibuatnya program PWMP yang membantu jiwa usaha di bidang sektor pertanian bagi pemuda.
2. Nilai-nilai berita
a. Timelines: artikel ini masih termasuk baru karena diterbitkan pada tanggal 07 maret 2017
b.Proximity: artikel ini bersifat dekat dengan petani karena PWMP merupakan program untuk membangun sektor pertanian
c. prominence : orang terkemuka pada artikel ini yaitu kementrian pertanian yang menyampaikan program PWMP.
d. consequence : PWMP merupakan kebijakan dari pemerintah yang memiliki dampak baik bagi sektor pertanian
e. development : program PWMP tentunya untuk membangun sektor pertanian.